Showing posts with label Informasi. Show all posts
Showing posts with label Informasi. Show all posts

Contoh Berbagai Macam Surat

Contoh Berbagai Macam Surat. Surat adalah sarana komunikasi untuk menyampaikan informasi tertulis oleh suatu pihak kepada pihak lain. Fungsinya mencakup lima hal: sarana pemberitahuan, permintaan, buah pikiran, dan gagasan; alat bukti tertulis; alat pengingat; bukti historis; dan pedoman kerja. Surat secara umum digolongkan menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat dinas, dan surat niaga apabila ditinjau dari segi bentuk, isi, dan bahasanya. Sedangkan apabila digolongkan berdasarkan berdasarkan pemakaiannya dapat dibagi menjadi tiga yaitu surat pribadi, surat resmi, dan surat dinas.
Surat pribadi
Surat pribadi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan pribadi. Surat dapat berupa korespondensi antara sesama teman atau keluarga. Ciri-ciri surat pribadi yaitu :Tidak menggunakan kop surat; Tidak ada nomor surat; Salam pembuka dan penutup bervariasi; Penggunaan bahasa bebas, sesuai keinginan penulis; Format surat bebas
Surat Resmi
Surat resmi adalah surat yang digunakan untuk kepentingan resmi, baik perseorangan,
instansi, maupun organisasi; misalnya undangan, surat edaran, dan surat pemberitahuan. Ciri-ciri surat resmi : Menggunakan kop surat apabila dikeluarkan organisasi; Ada nomor surat, lampiran, dan perihal; Menggunakan salam pembuka dan penutup yang lazim; Penggunaan ragam bahasa resmi; Menyertakan cap atau stempel dari lembaga resmi; Ada aturan format baku.

Berikut ini beberapa contoh macam surat yang sering kita gunakan. Data yang saya gunakan adalah bukan data sebenarnya, tapi hanya sekedar contoh saja. Mohon maaf apabila data ( nama, alamat, tanggal lahir, dan lain-lain) yang saya gunakan ada persamaan dengan data anda.

1. Contoh Curiculum Vitae
Curiculum Vitae
I.  Personal Data
Name
:
Bambang Hermanto
Mailing Address
:
MT. Haryono street VII / 39, Malang 65100
Contact Number
:
1. 0341-569346
2. 08125261609
Place, Date of Birth
:
Bogor, November 27, 1979
Sex
:
Male
Marital Status
:
Single
Religion
:
Moslem
Nationality
:
Indonesian
II.  Education Details
  1. 1986 – 1992 State Elementary School Kaliwiro 1 Genteng
  2. 1992 – 1995 State Junior High School 1 Genteng
  3. 1995 – 1998 State Senior High School 2 Genteng
  4. 2000 – 2003 Accounting Department State Polytechnic Of Malang GPA = 2.90 (scale 4) PREDICATE = Very Satisfactory
III. On The Job Training / Course
  1. August – September 2002 on the job training at PT. Jasa Raharja (Persero) Malang
  2. August 2001 English Course at EL RAHMA EDUCATION CENTRE
  3. May 2003 TOEFL Test at State Polytechnic of Malang
IV. Computer Ability
Microsoft Word, Microsoft Excel, Microsoft Access, Microsoft Power Point, Myob, Visual Foxpro.

This is to state that above information is true and provided here by me, all in good faith.




Sincerely yours,
Bambang Hermanto
2. Contoh Surat Lamaran Pekerjaan
Jakarta, 6 November 2013
Hal : Lamaran Pekerjaan
Kepada Yth.,
Manajer Sumber Daya Manusia
PT. Maju Terus
Jl. Merpati Kembar No. 3
Jakarta Timur 

Dengan hormat,
Sesuai dengan informasi lowongan pekerjaan dari PT. Maju Terus yang termuat di harian Kompas tanggal 6 Agustus 2012. Saya mengajukan diri untuk bergabung ke dalam Tim Marketing di PT. Maju Terus. Data singkat saya, seperti berikut ini.

Nama
:
Bambang Hermanto
Alamat
:
Jalan MT. Haryono VII / 39, Malang 65100
Telpon, Hp, e-mail
:
(021) xxx, HP:xxx, e-mail: xxx@gmail.com
Tempat dan Tgl. Lahir
:
Bogor, 27 Nopember 1979
Satatus Perkawinan
:
Lajang
Pendidikan Terakhir
:
Sarjana Manajemen Unikom Yogyakarta

Saya memiliki kondisi kesehatan yang sangat baik, dan dapat berbahasa Inggris dengan baik aktif maupun pasif. Latar belakang pendidikan saya sangat memuaskan serta memiliki kemampuan manajemen dan marketing yang baik. Saya telah terbiasa bekerja dengan menggunakan komputer. Terutama mengoperasikan aplikasi paket MS Office, seperti Word, Excel, Acces, PowerPoint, OutLook dan beberapa software kantor lainnya. Saya juga mempunyai sertifikat internet dari Google inc. 

Sebagai bahan pertimbangan, saya lampirkan:
1. Daftar Riwayat Hidup.
2. Foto copy ijazah S-1.
3. Foto Copy sertifikat kursus/pelatihan.
4. Pas foto terbaru.

Besar harapan saya untuk diberi kesempatan wawancara dan dapat menjelaskan lebih mendalam mengenaidiri saya. Seperti yang tersirat di resume, saya mempunyai latar belakang pendidikan, pengalaman potensi dan seorang pekerja keras.

Demikian surat lamaran ini, dan terima kasih atas perhatian Bapak/Ibu. 




Hormat saya,
Bambang Hermanto
3. Contoh Surat Undangan :

Nomor       : 005/XI/2013                                                                  Kalirandu 1 Nopember 2013
Lampiran  : -
Perihal       : Undangan Kegiatan Penggalangan Dana

Kepada Yth,
Orang tua Siswa/Siswi SDN Kalirandu 17
di Tempat

Dengan hormat,


Mengharap kehadiran Bapak/Ibu Orang Tua siswa/siswi SDN Kalirandu 17, untuk hadir pada acara ”Penggalangan Dana Bantuan Untuk Korban Banjir Jawa Barat”. Pelaksanaan kegiatan tersebut akan dilaksanakan pada :

Hari, Tanggal : Minggu / 02 November 2013
Waktu             : Pukul 09.00 - selesai
Tempat           : Ruangan Kelas VI SDN Kalirandu 17


Demikian undangan ini saya sampaikan, atas perhatian serta partisipasinya saya ucapkan terima kasih.




Kepala Sekolah
Mustarida, S. Pd.
NIP. 19610312 199103 2 001
4. Contoh Surat Pernyataan
SURAT PERNYATAAN

Yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama
:
Bambang Hermanto
Tempat dan Tgl. Lahir
:
Bogor, 27 Nopember 1979
Alamat
:
Jalan MT. Haryono VII / 39, Malang 65100

Dengan ini menyatakan dengan sesungguhnya, bahwa saya :
  1. Tidak pernah dihukum penjara atau kurungan berdasarkan putusan pengadilan yang telah mempunyai kekuatan hukum yang tetap, karena melakukan sesuatu tindak pidana kejahatan;
  2. Tidak pernah diberhentikan dengan hormat tidak atas permintaan sendiri atau tidak dengan hormat sebagai Pegawai Negeri, atau diberhentikan tidak dengan hormat sebagai pegawai swasta;
  3. Tidak berkedudukan sebagai Calon Pegawai Negeri / Pegawai Negeri;
  4. Bersedia ditempatkan di seluruh Wilayah Negara Republik Indonesia atau Negara lain yang ditentukan oleh Pemerintah;
  5. Tidak sedang menjadi pengurus dan/atau anggota partai politik;
Demikian pernyataan ini saya buat dengan sesungguhnya, dan saya bersedia dituntut dimuka pengadilan serta bersedia menerima segala tindakan yang diambil oleh Pemerintah, apabila dikemudian hari terbukti pemyataan saya tidak benar.




Malang, 4 Januari 2004
Yang membuat pernyataan,


Bambang Hermanto
5. Contoh Surat Kuasa
SURAT KUASA
 Yang bertanda tangan di bawah ini :

Nama BAMBANG HERMANTO
Tempat Tanggal Lahir:  Bogor, 27 Nopember 1979
Pekerjaan:  Wiraswasta
Alamat:  Jalan MT. Haryono VII / 39, Malang 65100
Nomor KTP:  3573010107980007

Memberi kuasa kepada adik saya yang bernama :

NamaAGUS SUBAGYO
Tempat Tanggal Lahir: Jakarta, 19 September 1990
Pekerjaan: Wiraswasta
AlamatJalan MT. Haryono VII / 39, Malang 65100
Nomor KTP:  3573010109080002

Untuk mengambil Uang Secara Tunai dengan Jumlah Rp. 20.000.000 (Dua Puluh Juta Rupiah) pada Rekening Bank BRI milik saya dengan data-data sebagai berikut :

Nomor Rekening:  7022-01-000051-50-5
Atas Nama:  BAMBANG HERMANTO
Nama Bank:  BRI Cabang Penanggungan

Hal-Hal dan segala akibat yang disebabkan dari surat kuasa ini adalah sepenuhnya tanggung jawab Pemberi Kuasa.

Demikian Surat Kuasa ini dibuat dengan sebenar-benarnya tanpa ada paksaan drai pihak manapun dan semoga dapat dipergunakan sebagaimana mestinya.

Malang, 17 Mei 2013
Yang Menerima Kuasa
Yang Memberi Kuasa,
AGUS SUBAGYO
BAMBANG HERMANTO

Ditulis oleh: Tugino
Media Belajar Diperbarui pada: Saturday, January 04, 2014

Pahlawan Wanita Indonesia

Pahlawan (Sanskerta: phala-wan yang berarti orang yang dari dirinya menghasilkan buah (phala) yang berkualitas bagi bangsa, negara, dan agama) adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Dari 159 Tokoh Pahlawan Indonesia, ternyata ada duabelas wanita yang termasuk dalam tokoh pahlawan nasional. Para wanita  pahlawan nasional yang diakui negara hingga hari ini. Tjoet Nja’ Dhien, Tjoet Nja’ Meutia, Raden Adjeng Kartini, Raden Dewi Sartika, Martha Christina Tiahahu, Maria Walanda Maramis, Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan, Nyi Ageng Serang, Hj. Rangkayo Rasuna Said, Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto, Hj. Fatmawati Soekarno, dan Opu Daeng Risadju.

Berikut daftar duabelas wanita yang menjadi Pahlawan Nasional Indonesia.
1. Tjoet Nja’ Dhien
Biodata
Nama
Tjoet Nja’ Dhien
Asal Daerah
: Aceh
Penganugrahan
2 Mei 1964
Lahir
: Lampadang, Kerajaan Aceh, 1848.
Wafat
: Sumedang Jawa Barat 6 November 1908.
Perjuangan
Bersama suaminya, Teuku Umar, beliau memimpin perang melawan pasukan Belanda sejak tahun 1880.
2. Tjoet Nja’ Meutia
Biodata
Nama
Tjoet Nja’ Meutia
Asal Daerah
: Aceh
Penganugrahan
2 Mei 1964
Lahir
: Keureutoe, Pirak, Aceh Utara, 1870
Wafat
:  Alue Kurieng, Aceh, 24 Oktober 1910.
Perjuangan
Melakukan perlawanan terhadap Belanda bersama suaminya Teuku Muhammad.
3. Raden Adjeng Kartini
Biodata
Nama
Raden Ajeng Kartini
Asal Daerah
: Jawa Tengah
Penganugrahan
2 Mei 1964
Lahir
: Jepara, Jawa Tengah, 21 April 1879
Wafat
: Rembang, 17 September 1904
Perjuangan
Pelopor kebangkitan perempuan karena pikiran dan pandangannya mengenai emansipasi wanita.
4. Raden Dewi Sartika
Biodata
Nama
Raden Dewi Sartika
Asal Daerah
: Jawa Barat
Penganugrahan
1 Desember 1966
Lahir
: Bandung, 4 Desember 1884
Wafat
: Tasikmalaya, 11 September 1947
Perjuangan
Tokoh perintis pendidikan untuk kaum wanita dengan mendirikan Saloka Istri pada tahun 1904.
5. Martha Christina Tiahahu
Biodata
Nama
Martha Christina Tiahahu
Asal Daerah
: Maluku
Penganugrahan
20 Mei 1969
Lahir
: Nusa Laut, Maluku, 4 Januari 1800
Wafat
: Laut Banda, Maluku, 2 Januari 1801
Perjuangan
Mengangkat senjata terjun langsung dalam perang melawan Belanda membantu ayahnya yang merupakan pembantu Kapitan Pattimura.  
6. Maria Walanda Maramis
Biodata
Nama
Maria Walanda Maramis
Asal Daerah
: Sulawesi Utara
Penganugrahan
20 Mei 1969
Lahir
: Kema, Sulawesi Utara, 1 Desember 1872
Wafat
: Maumbi, Sulawesi Utara, 22 April 1924
Perjuangan
Memperjuangkan pendidikan dan pemberdayaan bagi kaum ibu-ibu dengan mendirikat organisasi Percintaan Ibu Kepada Anak Turunannya (PIKAT) pada tahun 1917. Pada tahun 1919, beliau memperjuangkan agar wanita memiliki hak suara di lembaga perwakilan Minahasa Raad.
7. Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan
Biodata
Nama
Nyai Hj. Siti Walidah Ahmad Dahlan
Asal Daerah
: Daerah Istimewa Jogjakarta
Penganugrahan
22 September 1971
Lahir
: Kauman, Jogjakarta 1872
Wafat
Kauman, Jogjakarta 31 Mei 1946
Perjuangan
Beliau memperjuangkan pendidikan bagi kaum wanita dengan mengadakan pengajian untuk kalangan wanita yang akhirnya berkembang menjadi Lembaga ‘Aisyiyah dalam organisasi Muhammadiyah.
8. Nyi Ageng Serang
Biodata
Nama
Nyi Ageng Serang
Asal Daerah
: Jawa Tengah
Penganugrahan
13 Desember 1974
Lahir
: Purwodadi, Jawa Tengah, 1752
Wafat
: Yogyakarta, 1828
Perjuangan
Pemimpin daerah Serang, beliau memimpin pasukan dari tandu, membantu Pangeran Diponegoro melawan Belanda selama 3 tahun.
9. Hj. Rangkayo Rasuna Said
Biodata
Nama
Hj. Rangkayo Rasuna Said
Asal Daerah
: Sumatera Barat
Penganugrahan
13 Desember 1974
Lahir
: Agam, Sumatera Barat, 14 September 1910
Wafat
: Jakarta, 2 November 1965
Perjuangan
Pernah dipenjara Belanda pada tahun 1932 karena memprotes ketidakadilan Pemerintah Hindia Belanda. Pernah duduk menjadi anggota DPR-RIS dan Dewan Pertimbangan Agung. Semasa hidupnya, beliau juga aktif memperjuangkan persamaan hak pria dan wanita.
10. Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto
Biodata
Nama
Hj. Fatimah Siti Hartinah Soeharto
Asal Daerah
: Jawa Tengah
Penganugrahan
30 Juli 1996
Lahir
: Surakarta, Jawa Tengah, 23 Agustus 1923
Wafat
: Jakarta, 28 April 1996
Perjuangan
Pada masa revolusi kemerdekaan, ia bergabung ke Laskar Puteri Indonesia, membantu menyelenggarakan dapur umum serta bantuan kesehatan bagi pejuang Indonesia. Semasa menjadi Ibu Negara, ia dikenal dengan gagasan proyek monumentalnya, terutama Taman Mini Indonesia Indah, Taman Buah Mekarsari, Perpustakaan Nasional, Rumah Sakit Kanker Dharmais, dan Rumah Sakit Jantung Harapan Kita.
11. Hj. Fatmawati Soekarno
Biodata
Nama
Hj. Fatmawati Soekarno
Asal Daerah
: Bengkulu
Penganugrahan
4 Nopember 2000
Lahir
: Bengkulu, 5 Februari 1923
Wafat
: Kuala Lumpur, Malaysia, 14 Mei 1980
Perjuangan
Penjahit Bendera Pusaka “Sang Saka Merah Putih” yang dikibarkan pada saat Proklamasi 17 Agustus 1945. Beliau juga ialah istri ketiga Soekarno dan Ibu Negara RI yang pertama. Ia menggalang dana untuk membangun rumah sakit yang sekarang bernama RSUP Fatmawati
12. Opu Daeng Risadju
Biodata
Nama
Opu Daeng Risadju
Asal Daerah
: Sulawesi Selatan
Penganugrahan
3 Nopember 2006
Lahir
: Palopo, Sulawesi Selatan 1880
Wafat
: Palopo, Sulawesi Selatan 10 Februari 1964
Perjuangan
Melakukan pemberontakan terhadap tentara NICA pada tahun 1946. Beliau berhasil ditangkap beberapa bulan kemudian dan mengalami penyiksaan yang menyebabkan beliau menjadi tuli hingga akhir hayatnya

Ditulis oleh: Tugino
Media Belajar Diperbarui pada: Tuesday, December 10, 2013

Daftar Pahlawan Nasional

Daftar Pahlawan Nasional. Pahlawan  adalah orang yang menonjol karena keberaniannya dan pengorbanannya dalam membela kebenaran, atau pejuang yang gagah berani. Pahlawan Nasional adalah gelar yang diberikan kepada Warga Negara Indonesia atau seseorang yang berjuang melawan penjajahan di wilayah yang sekarang menjadi wilayah Indonesia yang gugur atau meninggal dunia demi membela bangsa dan negara, atau yang semasa hidupnya melakukan tindakan kepahlawanan atau menghasilkan prestasi dan karya yang luar biasa bagi pembangunan dan kemajuan bangsa dan negara Indonesia.

Baru-baru ini Pemerintah melalui Dewan Gelar, Tanda Jasa dan Tanda Kehormatan menetapkan memberikan gelar pahlawan nasional kepada tiga tokoh pada 2013. Gelar itu diberikan kepada Kanjeng Raden Tumenggung (KRT) Radjiman Wedyodiningrat dari Yogyakarta, Lambertus Nicodemus Palar dari Sulawesi Utara dan Letjen TNI (Purn) TB Simatupang dari Sumatera Utara.
Dalam Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2009 disebutkan bahwa gelar Pahlawan Nasional mencakup semua jenis gelar yang pernah diberikan sebelumnya, yaitu:
  • Pahlawan Perintis Kemerdekaan 
  • Pahlawan Kemerdekaan Nasional 
  • Pahlawan Proklamator
  • Pahlawan Kebangkitan Nasional 
  • Pahlawan Revolusi 
  • Pahlawan Ampera 
Berikut adalah daftar 159 tokoh yang telah ditetapkan sebagai Pahlawan Nasional. Karena perdebatan yang masih berlangsung mengenai statusnya, Pahlawan Perintis Kemerdekaan dan Pahlawan Ampera tidak dimasukkan ke dalam daftar ini.
No.
Nama
Gelar
Tanggal penetapan
Dasar penetapan
1 Abdoel Moeis Pahlawan Kemerdekaan Nasional 30 Agustus 1959 Keppres No. 218 Tahun 1959
2 Ki Hadjar Dewantara Pahlawan Kemerdekaan Nasional 28 November 1959 Keppres No. 305 Tahun 1959
3 Raden Mas Soerjopranoto Pahlawan Kemerdekaan Nasional 30 November 1959 Keppres No. 310 Tahun 1959
4 Mohammad Husni Thamrin Pahlawan Kemerdekaan Nasional 28 Juli 1960 Keppres No. 175 Tahun 1960
5 Samanhudi Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
6 Oemar Said Tjokroaminoto Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
7 Ernest Douwes Dekker Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
8 Sisingamangaraja XII Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
9 Gerungan Saul Samuel Jacob Ratulangi Pahlawan Kemerdekaan Nasional 9 November 1961 Keppres No. 590 Tahun 1961
10 Soetomo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 27 Desember 1961 Keppres No. 657 Tahun 1961
11 Ahmad Dahlan Pahlawan Kemerdekaan Nasional 27 Desember 1961 Keppres No. 657 Tahun 1961
12 Agus Salim Pahlawan Kemerdekaan Nasional 27 Desember 1961 Keppres No. 657 Tahun 1961
13 Gatot Soebroto Pahlawan Kemerdekaan Nasional 18 Juni 1962 Keppres No. 222 Tahun 1962
14 Sukarjo Wiryopranoto Pahlawan Kemerdekaan Nasional 29 Oktober 1962 Keppres No. 342 Tahun 1962
15 Ferdinand Lumbantobing Pahlawan Kemerdekaan Nasional 17 November 1962 Keppres No. 361 Tahun 1962
16 Zainul Arifin Pahlawan Kemerdekaan Nasional 4 Maret 1963 Keppres No. 35 Tahun 1963
17 Tan Malaka Pahlawan Kemerdekaan Nasional 28 Maret 1963 Keppres No. 53 Tahun 1963
18 Albertus Soegijapranata Pahlawan Kemerdekaan Nasional 26 Juli 1963 Keppres No. 152 Tahun 1963
19 Raden Djoeanda Kartawidjaja Pahlawan Kemerdekaan Nasional 6 November 1963 Keppres No. 244 Tahun 1963
20 Saharjo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 29 November 1963 Keppres No. 245 Tahun 1963
21 Cut Nyak Dhien Pahlawan Kemerdekaan Nasional 2 Mei 1964 Keppres No. 106 Tahun 1964
22 Cut Nyak Meutia Pahlawan Kemerdekaan Nasional 2 Mei 1964 Keppres No. 106 Tahun 1964
23 Raden Adjeng Kartini Pahlawan Kemerdekaan Nasional 2 Mei 1964 Keppres No. 108 Tahun 1964
24 Tjipto Mangoenkoesoemo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 2 Mei 1964 Keppres No. 109 Tahun 1964
25 Fakhruddin Pahlawan Kemerdekaan Nasional 26 Juni 1964 Keppres No. 163 Tahun 1964
26 Mas Mansoer Pahlawan Kemerdekaan Nasional 26 Juni 1964 Keppres No. 163 tahun 1964
27 Alimin Pahlawan Kemerdekaan Nasional 26 Juni 1964 Keppres No. 163 Tahun 1964
28 Moewardi Pahlawan Kemerdekaan Nasional 4 Agustus 1964 Keppres No. 190 Tahun 1964
29 Wahid Hasjim Pahlawan Kemerdekaan Nasional 24 Agustus 1964 Keppres No. 206 Tahun 1964
30 Pakubuwana VI Pahlawan Kemerdekaan Nasional 17 November 1964 Keppres No. 294 Tahun 1964
31 Mohammad Hasyim Asy'ari Pahlawan Kemerdekaan Nasional 17 November 1964 Keppres No. 294 Tahun 1964
32 Ario Soerjo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 17 November 1964 Keppres No. 294 Tahun 1964
33 Soedirman Pahlawan Kemerdekaan Nasional 10 Desember 1964 Keppres No. 314 Tahun 1964
34 Oerip Soemohardjo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 10 Desember 1964 Keppres No. 314 Tahun 1964
35 Soepomo Pahlawan Kemerdekaan Nasional 14 Mei 1965 Keppres No. 123 Tahun 1965
36 Kusumah Atmaja Pahlawan Kemerdekaan Nasional 14 Mei 1965 Keppres No. 124 Tahun 1965
37 Ahmad Yani Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
38 Raden Soeprapto Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
39 Mas Tirtodarmo Harjono Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
40 Siswondo Parman Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
41 Donald Isaac Panjaitan Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
42 Sutoyo Siswomiharjo Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
43 Pierre Tendean Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 111/KOTI/1965
44 Karel Satsuit Tubun Pahlawan Revolusi 5 Oktober 1965 Keppres No. 114/KOTI/1965
45 Katamso Darmokusumo Pahlawan Revolusi 19 Oktober 1965 Keppres No. 118/KOTI/1965
46 Sugiono Pahlawan Revolusi 19 Oktober 1965 Keppres No. 118/KOTI/1965
47 Sutan Syahrir Pahlawan Nasional 9 April 1966 Keppres No. 76 Tahun 1966
48 Raden Eddy Martadinata Pahlawan Nasional 7 Oktober 1966 Keppres No. 220 Tahun 1966
49 Dewi Sartika Pahlawan Nasional 1 Februari 1966 Keppres No. 252 Tahun 1966
50 Wilhelmus Zakaria Johannes Pahlawan Nasional 27 Maret 1968 Keppres No. 6/TK/1968
51 Antasari Pahlawan Nasional 27 Maret 1968 Keppres No. 06/TK/1968
52 Usman Janatin Pahlawan Nasional 17 Oktober 1968 Keppres No. 50/TK/1968
53 Harun bin Said (Thohir bin Mandar) Pahlawan Nasional 17 Oktober 1968 Keppres No. 50/TK/1968
54 Basuki Rahmat Pahlawan Nasional 9 November 1969 Keppres No. 10/TK/1969
55 Arie Frederik Lasut Pahlawan Nasional 20 Mei 1969 Keppres No. 12/TK/1969
56 Martha Christina Tiahahu Pahlawan Nasional 20 Mei 1969 Keppres No. 12/TK/1969[7]
57 Maria Walanda Maramis Pahlawan Nasional 20 Mei 1969 Keppres No. 12/TK/1969
58 Supeno Pahlawan Nasional 13 Juli 1970 Keppres No. 39/TK/1970
59 Ageng Tirtayasa Pahlawan Nasional 1 Agustus 1970 Keppres No. 45/TK/1970
60 Wage Roedolf Soepratman Pahlawan Nasional 20 Mei 1971 Keppres No. 16/TK/1971
61 Nyai Ahmad Dahlan Pahlawan Nasional 22 September 1971 Keppres No. 42/TK/1971
62 Zainal Mustafa Pahlawan Nasional 6 November 1972 Keppres No. 64/TK/1972
63 Hasanuddin Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
64 Pattimura Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
65 Diponegoro Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
66 Tuanku Imam Bonjol Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
67 Teungku Chik di Tiro Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
68 Teuku Umar Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 87/TK/1973
69 Wahidin Soedirohoesodo Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
70 Oto Iskandar di Nata Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
71 Robert Wolter Monginsidi Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
72 Mohammad Yamin Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
73 Yos Sudarso Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
74 Prof. Dr. Suharso Pahlawan Nasional 6 November 1973 Keppres No. 88/TK/1973
75 Abdulrachman Saleh Pahlawan Nasional 9 November 1974 Keppres No. 71/TK/1974
76 Agustinus Adisucipto Pahlawan Nasional 9 November 1974 Keppres No. 71/TK/1974
77 Teuku Nyak Arief Pahlawan Nasional 9 November 1974 Keppres No. 71/TK/1974
78 Nyi Ageng Serang Pahlawan Nasional 13 Desember 1974 Keppres No. 84/TK/1974
79 Rasuna Said Pahlawan Nasional 13 Desember 1974 Keppres No. 84/TK/1974
80 Halim Perdanakusuma Pahlawan Nasional 9 Agustus 1975 Keppres No. 63/TK/1975
81 Iswahyudi Pahlawan Nasional 9 Agustus 1975 Keppres No. 63/TK/1975
82 I Gusti Ngurah Rai Pahlawan Nasional 9 Agustus 1975 Keppres No. 63/TK/1975
83 Suprijadi Pahlawan Nasional 9 Agustus 1975 Keppres No. 63/TK/1975
84 Agung Hanyokrokusumo Pahlawan Nasional 3 November 1975 Keppres No. 106/TK/1975
85 Untung Suropati Pahlawan Nasional 3 November 1975 Keppres No. 106/TK/1975
86 Amir Hamzah Pahlawan Nasional 3 November 1975 Keppres No. 106/TK/1975
87 Thaha Sjaifuddin Pahlawan Nasional 24 Oktober 1977 Keppres No. 79/TK/1977
88 Mahmud Badaruddin II Pahlawan Nasional 29 Oktober 1984 Keppres No. 63/TK/1984
89 Soekarno Pahlawan Proklamator

Pahlawan Nasional
23 Oktober 1986

7 November 2012
Keppres No. 81/TK/1986

Keppres No. 83/TK/2012
90 Mohammad Hatta Pahlawan Proklamator

Pahlawan Nasional
23 Oktober 1986

7 November 2012
Keppres No. 81/TK/1986

Keppres No. 84/TK/2012
91 Soeroso R.P Pahlawan Nasional 23 Oktober 1986 Keppres No. 81/TK/1986
92 Radin Inten II Pahlawan Nasional 23 Oktober 1986 Keppres No. 81/TK/1986
93 Mangkunegara I Pahlawan Nasional 17 Agustus 1988 Keppres No. 48/TK/1988
94 Hamengkubuwana IX Pahlawan Nasional 30 Juli 1990 Keppres No. 53/TK/1990
95 Iskandar Muda Pahlawan Nasional 14 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
96 I Gusti Ketut Jelantik Pahlawan Nasional 15 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
97 Frans Kaisiepo Pahlawan Nasional 14 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
98 Silas Papare Pahlawan Nasional 14 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
99 Marthen Indey Pahlawan Nasional 14 September 1993 Keppres No. 77/TK/1993
100 Nuku Muhammad Amiruddin Pahlawan Nasional 7 Agustus 1995 Keppres No. 71/TK/1995
101 Tuanku Tambusai Pahlawan Nasional 7 Agustus 1995 Keppres No. 71/TK/1995
102 Syech Yusuf Tajul Khalwati Pahlawan Nasional 7 Agustus 1995 Keppres No. 71/TK/1995
103 Siti Hartinah Pahlawan Nasional 30 Juli 1996 Keppres No. 60/TK/1996
104 Raja Haji Fisabilillah Pahlawan Nasional 11 Agustus 1997 Keppres No. 72/TK/1997
105 Adam Malik Pahlawan Nasional 6 November 1998 Keppres No. 107/TK/1998
106 Tjilik Riwut Pahlawan Nasional 6 November 1998 Keppres No. 108/TK/1998
107 La Madukelleng Pahlawan Nasional 6 November 1998 Keppres No. 109/TK/1998
108 Syarif Kasim II Pahlawan Nasional 6 November 1998 Keppres No. 109/TK/1998
109 Ilyas Yakoub Pahlawan Nasional 13 Agustus 1999 Keppres No. 74/TK/1999
110 Hazairin Pahlawan Nasional 13 Agustus 1999 Keppres No. 74/TK/1999
111 Abdul Kadir Pahlawan Nasional 13 November 1999 Keppres No. 114/TK/1999
112 Fatmawati Pahlawan Nasional 4 November 2000 Keppres No. 118/TK/2000
113 Ranggong Daeng Romo Pahlawan Nasional 3 November 2001 Keppres No. 109/TK/2001
114 Hasan Basry Pahlawan Nasional 3 November 2001 Keppres No. 110/TK/2001
115 Abdul Harris Nasution Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
116 Djatikoesoemo Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
117 Andi Djemma Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
118 Pong Tiku Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
119 Iwa Koesoemasoemantri Pahlawan Nasional 6 November 2002 Keppres No. 73/TK/2002
120 Nani Wartabone Pahlawan Nasional 6 November 2003 Keppres No. 85/TK/2003
121 Maskoen Soemadiredja Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
122 Andi Mappanyukki Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
123 Ali Haji Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
124 Achmad Rifai Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
125 Gatot Mangkoepradja Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
126 Ismail Marzuki Pahlawan Nasional 5 November 2004 Keppres No. 89/TK/2004
127 Kiras Bangun Pahlawan Nasional 7 November 2005 Keppres No. 82/TK/2005
128 Bagindo Azizchan Pahlawan Nasional 7 November 2005 Keppres No. 82/TK/2005
129 Andi Abdullah Bau Massepe Pahlawan Nasional 7 November 2005 Keppres No. 82/TK/2005
130 Teuku Mohammad Hasan Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
131 Tirto Adhi Soerjo Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
132 Noer Alie Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
133 Pajonga Daeng Ngalie Karaeng Polongbangkeng Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
134 Opu Daeng Risadju Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
135 Izaak Huru Doko Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
136 Hamengkubuwana I Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
137 Andi Sultan Daeng Raja Pahlawan Nasional 3 November 2006 Keppres No. 85/TK/2006
138 Adenan Kapau Gani Pahlawan Nasional 9 November 2007 Keppres No. 66/TK/2007
139 Ida Anak Agung Gde Agung Pahlawan Nasional 9 November 2007 Keppres No. 66/TK/2007
140 Moestopo Pahlawan Nasional 9 November 2007 Keppres No. 66/TK/2007
141 Slamet Riyadi Pahlawan Nasional 9 November 2007 Keppres No. 66/TK/2007
142 Muhammad Natsir Pahlawan Nasional 6 November 2008 Keppres No. 41/TK/2008
143 Abdul Halim Pahlawan Nasional 6 November 2008 Keppres No. 41/TK/2008
144 Sutomo Pahlawan Nasional 6 November 2008 Keppres No. 41/TK/2008
145 Jahja Daniel Dharma Pahlawan Nasional 9 November 2009 Keppres No. 58/TK/2009
146 Herman Johannes Pahlawan Nasional 9 November 2009 Keppres No. 58/TK/2009
147 Achmad Subardjo Pahlawan Nasional 9 November 2009 Keppres No. 58/TK/2009
148 Johanes Leimena Pahlawan Nasional 11 November 2010 Keppres No. 52/TK/2010
149 Johannes Abraham Dimara Pahlawan Nasional 11 November 2010 Keppres No. 52/TK/2010
150 Syafruddin Prawiranegara Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
151 Idham Chalid Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
152 Haji Abdul Malik Karim Amrullah Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
153 Ki Sarmidi Mangunsarkoro Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
154 I Gusti Ketut Pudja Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
155 Pakubuwana X Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
156 Ignatius Joseph Kasimo Hendrowahyono Pahlawan Nasional 7 November 2011 Keppres No. 113/TK/2011
157 Radjiman Wedyodiningrat Pahlawan Nasional 6 November 2013 Keppres No. 68/TK/2013
158 Lambertus Nicodemus Palar Pahlawan Nasional 6 November 2013 Keppres No. 68/TK/2013
159 Tahi Bonar Simatupang Pahlawan Nasional 6 November 2013 Keppres No. 68/TK/2013

Ditulis oleh: Tugino
Media Belajar Diperbarui pada: Monday, December 09, 2013