Sifat-sifat Bahan dan Kegunaannya


Bagikan :




Peralatan yang kita gunakan sehari-hari berasal dari bahan-bahan tertentu. Pemilihan bahan ini disesuaikan dengan kegunaannya. Kesesuaian antara sifat bahan dengan kegunaannya akan mempermudah pekerjaan kita. Sifat suatu bahan tergantung dari penyusunnya. Sifat-sifat bahan meliputi kekuatan, kelenturan, ketahanan terhadap air atau api, hangat, halus atau kasar, dan juga kekakuan. Suatu benda dibuat berdasarkan sifat-sifat bahan tersebut. Berdasarkan jenisnya behan dibagi menjadi beberapa macam sebagai berikut :
Logam
Logam mempunyai sifat-sifat sebagai berikut
  1. Pada umumnya berbentuk padat, namun ada yang berbentuk cair yaitu raksa yang digunakan untuk termometer;
  2. Keras, kuat, dan tidak lentur;
  3. Tidak menyerap air;
  4. Tidak mudah terbakar api;
  5. Penghantar panas dan listrik yang baik;
  6. Dapat ditempa/mudah dibentuk;
  7. Beberapa logam tidak mudah berkarat (nikel, chrom, stainless steel)
Berdasarkan sifatnya, kegunaan logam adalah sebagai berikut :
  1. Bahan bangunan, rumah dan jembatan karena sifatnya yang kuat, keras dan tidak lentur;
  2. Perhiasan (emas dan perak);
  3. Peralatan pertanian (cangkul, sabit, garpu) karena sifatnya yang kuat, keras, dan mudah dibentuk;
  4. Peralatan dapur (aluminium) karena sifatnya yang mudah menghantarkan panas;
  5. Bahan pembuatan kabel (tembaga) karena sifatnya yang mudah menghantarkan listrik.
Plastik
Plastik adalah hasil pengolahan minyak mentah, sifat-sifat plastik adalah sebagai berikut :
  1. Tidak tembus air;
  2. Mudah dibentuk dan dicetak;
  3. Ringan;
  4. Tidak mudah pecah;
  5. Mudah terbakar;
  6. Lentur;
  7. Tembus pandang;
  8. Isolator panas dan listrik
Berdasarkan sifatnya kegunaan plastik adalah sebagai berikut :
  1. Bahan dasar wadah, seperti ember, gelas, dan kantong plastik karena sifatnya yang tidak tembus air dan ringan;
  2. Bahan pembuatan payung karena sifatnya yang tidak tembus air;
  3. Bahan dasar pembuatan mainan anak karena sifatnya yang mudah dibentuk dan mudah dicetak;
  4. Bahan pegangan peralatan dapur karena sifatnya yang isolator panas;
Kaca
Kaca dibuat dari bahan-bahan kimia seperti pasir silika, abu soda, dan batu kapur. Sifat-sifat kaca adalah sebagai berikut :
  1. Berwujud padat;
  2. Kuat;
  3. Tembus pandang;
  4. Tahan panas;
  5. Mudah dibentuk dan dipanaskan;
  6. Tidak menyerap air;
  7. Isolator panas dan listrik.
Berdasarkan sifatnya kegunaan kaca adalah sebagai berikut :
  1. Membuat kaca jendela karena sifatnya yang tembus pandang;
  2. Peralatan rumah tangga (piring dan gelas) karena sifatya yang tahan panas;
Kayu
Kayu berasal dari tumbuhan. Sifat-sifat kayu adalah sebagai berikut :
  1. Keras dan kuat;
  2. Isolator panas dan listrik;
  3. Tidak tahan terhadap api  dan air;
  4. Mudah dibentuk;
 Berdasarkan sifatnya, kegunaan kayu adalah sebagai berikut :
  1. Bahan pembuatan perabotan rumah tangga karena sifatnya yang keras, kuat, dan mudah dibentuk;
  2. Pegangan peralatan masak karena sifatnya yang isolator panas;
  3. Membuat kerangka rumah karena sifatnya yang keras dan kuat;
  4. Bahan bakar karena sifatnya yang tidak tahan terhadap api (mudah terbakar).
Karet
Karet berasal dari getah karet atau lateks. Sifat-sifat karet adalah sebagai berikut :
  1. Kuat;
  2. Lentur atau elastis;
  3. Tidak tahan api (mudah meleleh);
  4. Isolator panas dan listrik;
  5. Tidak tembus air.
Berdasarkan sifatnya kegunaan karet adalah sebagai berikut :
  1. Bahan pembuat ban dan balon karena sifatnya yang elastis;
  2. Bahan pembuat peredam benturan karena sifatnya yang elastis;
  3. Membuat pembungkus kabel karena sifatnya yang isolator listrik.
Benang
Benang adalah tali halus yang dipintal dari kapas atau bahan sintetis (buatan). Contoh  benang yang digunakan untuk menjahit, benang kasur, dan benang plastik. Sifat benang di antaranya adalah lentur dan tidak mudah putus.  Benang yang dibuat dari kapas umumnya lebih kuat daripada benang nilon.
Kain
Kain terbuat dari serat. Serat-serat ini dipintal membentuk benang. Benang kemudian ditenun untuk dijadikan kain. Serat ada dua macam, yaitu serat alami dan serat sintetis. 
  • Serat alami, Serat alami berasal dari tumbuhan maupun hewan. Serat tumbuhan diperoleh dari kapas, kapuk, dan kulit batang rami. Serat kapas memiliki sifat yang lentur, lembut, serta mudah menyerap air. Serat yang berasal dari hewan, contohnya, wol, sutra,  Wol memiliki sifat yang mudah menyerap air, halus, dan terasa hangat saat dipakai. Kain sutra mempunyai sifat yang kuat dan sangat halus.   
  • Serat Sintetis, Serat sintetis diperoleh dari bahan plastik. Sifat serat sintetis yaitu : mudah kusut, tidak nyaman dipakai, dan tidak menyerap keringat. Serat sintetis yang digunakan untuk membuat bahan pakaian antara lain nilon dan poliester.
Kertas
Kertas terbentuk dari pengolahan kayu menjadi bubur kertas (pulp) ditambah dengan pepagan segar, sampah kertas, kain, kayu, dan jerami. Sifat kertas, di antaranya permukaannya halus, mudah menyerap air dan mudah terbakar.  Beberapa contoh kertas yang sering kita gunakan di antaranya kertas HVS, manila, karton, dan kertas minyak.

Ditulis oleh: Tugino
Media Belajar Diperbarui pada: Tuesday, December 18, 2012

0 comments:

Terima kasih atas kunjungan anda. Media Belajar

Post a Comment