Soal UH Memahami dan Menghargai Keputusan Bersama


Bagikan :




Soal UH Memahami dan Menghargai Keputusan Bersama. Salah satu cara untuk mengatasi perbedaan adalah dengan musyawarah. Musyawarah dilakukan untuk menetapkan keputusan bersama. Keputusan bersama adalah keputusan yang melibatkan semua orang yang berkepentingan. Ada beberapa nilai dasar dalam melakukan musyawarah, antara lain :
1. Kebersamaan
2. Persamaan hak
3. Kebebasan mengemukakan pendapat
4. Mengharagai pendapat orang lain
5. Pelaksanaan hasil keputusan secara bertanggung jawab

Bentuk-bentuk keputusan bersama antara lain musyawarah untuk mufakat, voting, dan aklamasi

1. Contoh pelaksanaan keputusan bersama di sekolah adalah ....
    a. datang ke sekolah tepat waktu
    b. ikut dalam kegiatan ronda malam
    c. menjenguk tetangga yang sakit
    d. kerja bakti membersihkan lingkungan
Contoh bentuk pelaksanaan keputusan bersama di lingkungan sekolah antara lain: 
· Mengikuti upacara bendera.
· Datang ke sekolah tepat waktu.
· Memakai seragam dengan rapi. 
· Belajar dengan rajin dan tekun.
2. Menyampaikan pendapat dalam musyawarah hendaknya dilakukan dengan sikap ....
    a. berdiri dan berbicara dengan keras
    b. berdiri dan berbicara dengan pelan
    c. mengacungkan tangan dan berbicara dengan sopan
    d. berdiri dan berteriak dengan lantang
Menyampaikan pendapat dalam pelaksanaan musyawarah sebaiknya dilakukan dengan penuh sopan santun dan tetap menghargai seluruh peserta musyawarah.
3. Keputusan dalam musyawarah dibuat untuk kepentingan ....
    a. diri sendiri
    b. orang tua
    c. bersama
    d. kelompok
Sebelum mengambil keputusan bersama, harus dipertimbangkan terlebih dahulu baik buruknya akibat dari keputusan yang akan diambil. Apabila salah dalam mengambil keputusan maka akan berakibat merugikan diri sendiri dan orang lain, karena keputusan tersebut dibuat untuk kepentingan bersama.
4. Sikap bijaksana terhadap pendapat peserta musyawarah adalah ....
    a. menampung pendapat yang setuju
    b. menampung seluruh pendapat
    c. menampung pendapat yang tidak setuju
    d. tidak menampung seluruh pendapat
Sikap bijaksana yang dilakukan apabila dalam pelaksanaan musyawarah terdapat anggota yang setuju dan tidak setuju terhadap hasil musyawarah adalah dengan menampung seluruh pendapat dari peserta musyawarah. Seluruh pendapat tersebut digunakan sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan keputusan.
5. Musyawarah untuk mufakat harus disertai dengan semangat ....
    a. kejujuran
    b. kedisiplinan
    c. kemandirian
    d. kekeluargaan
Musyawarah untuk mufakat merupakan wujud nyata dari pelaksanaan Demokrasi Pancasila. Dalam musyawarah sangat diperlukan sikap-sikap yang dijiwai oleh akal sehat, hati nurani yang luhur, serta itikad baik untuk menghasilkan mufakat. Pelaksanaan musayawarah mufakat juga harus dilandasi dengan semangat kekeluargaan, dengan adanya semangat kekeluargaan akan tercipta kerukunan.
6. Dedi ikut dalam musyawarah di kelas. Usul Dedi tidak diterima sebagai keputusan hasil 
    musyawarah. Dedi marah dan meninggalkan kelas. Tindakan Dedi mencerminkan sikap ....
    a. menghormati hasil keputusan
    b. mematuhi tata tertib musyawarah
    c. memaksakan kehendak
    d. menahan diri
Tindakan Dedi mencerminkan sikap memaksakan kehendak kepada orang lain.
7. Kita harus menerima keputusan bersama karena ....
    a. sesuai dengan keinginan kelompok
    b. sesuai dengan kepentingan pemimpin musyawarah
    c. diambil berdasarkan pendapat banyak orang
    d. menguntungkan sebagian peserta musyawarah
Keputusan bersama merupakan suatu kesepakatan. Jika keputusan bersama tidak sesuai kepentingan dan keinginan kita, kita harus bersikap ikhlas dan berjiwa besar dalam menerima keputusan tersebut sebab keputusan bersama merupakan jalan tengah yang diambil berdasarkan pendapat banyak orang.
8. Terhadap keputusan yang dihasilkan dengan pengambilan suara terbanyak, setiap 
    anggota bertanggung jawab untuk ....
    a. melaksanakannya
    b. menolaknya
    c. menguji kebenarannya
    d. melaksanakan jika menguntungkan
Semua warga baik dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat mempunyai kewajiban untuk bersikap positif terhadap hasil keputusan bersama yang telah dibentuk, keputusan tersebut dihasilkan baik dari musyawarah mufakat maupun pengambilan dengan suara terbanyak. Sikap positif tersebut dapat diwujudkan dengan cara mematuhi keputusan bersama, keputusan bersama mengikat semua anggota masyarakat dan yang diwakilinya. Hal tersebut berarti bahwa semua anggota musyawarah dan yang diwakilinya wajib melaksanakan keputusan bersama.
9. Sikap positif terhadap hasil keputusan bersama dapat ditunjukkan melalui perilaku ....
    a. menolak keputusan bersama
    b. mematuhi keputusan bersama
    c. tidak mengakui keputusan bersama
    d. protes terhadap keputusan bersama
Semua warga baik dalam keluarga, sekolah, maupun masyarakat mempunyai kewajiban untuk bersikap positif terhadap hasil keputusan bersama. Sikap positif tersebut dapat diwujudkan dengan cara mematuhi keputusan bersama.
10. Musyawarah untuk mufakat harus dilaksanakan dengan akal sehat dan ....
      a. sikap angkuh
      b. memaksakan pendapat
      c. sikap ibin menang sendiri
      d. hati nurani
Dalam musyawarah setiap pendapat, gagasan, dan pikiran yang dikemukakan harus dijiwai oleh akal sehat, hati nurani yang luhur, serta itikad yang baik untuk menghasilkan mufakat.
11. Nilai yang harus tercermin dalam keputusan bersama antara lain ....
      a. permusuhan
      b. kekuasaan
      c. kebersamaan
      d. pemaksaan kehendak
Nilai-nilai dasar dalam melakukan musyawarah antara lain:
1. kebersamaan,
2. persamaan hak,
3. kebebasan mengemukakan pendapat,
4. penghargaan terhadap orang lain,
5. pelaksanaan keputusan secara bertanggung jawab.
2. Berikut adalah syarat-syarat di lakukannya voting, kecuali ....
    a. jalan musyawarah mufakat sudah ditempuh secara maksimal
    b. mengutamakan voting daripada musyawarah mufakat
    c. harus segera mengambil keputusan
    d. terjadi perbedaan pendapat yang tidak bisa disatukan lagi
Apabila musyawarah untuk mufakat tidak tercapai, keputusan bisa diambil dengan suara terbanyak (voting). Cara pengambilan keputusan dengan suara terbanyak dalam Demokrasi Pancasila dilakukan dengan persyaratan-persyaratan sebagai berikut.
Jalan musyawarah untuk mufakat sudah ditempuh secara maksimal.
Kata mufakat sudah tidak mungkin dijalankan lagi karena terjadi perbedaan pendapat yang tidak mungkin disatukan lagi.
Karena waktu yang mendesak (segera harus diambil keputusan).
Sebelum dilakukan voting, semua peserta rapat diberi kesempatan untuk mempelajari pendapat-pendapat yang berbeda.
12. Berikut ini merupakan pihak yang berwenang menyusun tata tertib sekolah, kecuali ....
      a. siswa
      b. kepala sekolah
      c. guru
      d. komite sekolah
Tata tertib sekolah dibuat atas dasar kesepakatan bersama antar warga sekolah, seperti kepala sekolah, guru, dan juga komite sekolah. Tata tertib sekolah dibuat demi kebaikan dan ketertiban semua warga di sekolah.
13. Kamu tidak ikut dalam musyawarah di lingkungan masyarakat. Kewajiban kamu 
      terhadap keputusan yang diambil adalah ....
      a. menolaknya karena tidak sesuai dengan keinginan
      b. melaksanakan keputusan dengan penuh tanggung jawab
      c. meminta agar dilakukan voting
      d. melaksanakan apabila keputusan tersebut menguntungkan
Sikap positif dapat diwujudkan dengan cara mematuhi keputusan bersama, keputusan bersama mengikat semua anggota masyarakat dan yang diwakilinya. Hal tersebut berarti bahwa semua anggota musyawarah dan yang diwakilinya wajib melaksanakan keputusan bersama.
14. Keputusan yang diambil dalam musyawarah tidak boleh bertentangan dengan ....
      a. dasar negara
      b. keinginan anggota
      c. peraturan masyarakat
      d. keinginan ketua
Musyawarah adalah suatu proses atau cara dalam pengambilan keputusan. Keputusan yang diambil dalam musyawarah harus dapat dipertanggungjawabkan serta tidak bertentangan dengan dasar negara Indonesia.
15. Dalam setiap pengambilan keputusan bersama harus mencerminkan prinsip ....
      a. kemanusiaan
      b. kerakyatan
      c. demokrasi
      d. Pancasila
Pelaksanaan musyawarah untuk mufakat merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam pengambilan keputusan bersama. Negara Indonesia adalah negara demokrasi yang mengakui persamaan hak dan kewajiban bagi semua warga negara. Oleh karena itu, dalam setiap pengambilan keputusan harus mencerminkan prinsip demokrasi.
16. Negara Indonesia mengakui persamaan hak dan kewajiban bagi semua warga negara. 
      Oleh karena itu, negara Indonesia dikenal sebagai negara ....
      a. liberal
      b. komunis
      c. demokrasi
      d. republik
Pelaksanaan musyawarah untuk mufakat merupakan ciri khas bangsa Indonesia dalam pengambilan keputusan bersama. Negara Indonesia adalah negara demokrasi yang mengakui persamaan hak dan kewajiban bagi semua warga negara. Oleh karena itu, dalam pengambilan keputusan harus mencerminkan prinsip demokrasi.
17. Berikut ini merupakan hal-hal yang harus dihindari dalam pelaksanaan musyawarah, 
      kecuali ....
      a. merugikan peserta lain
      b. memaksakan pendapat kepada peserta lain
      c. dilakukan dalam suasana kekeluargaan
      d. mempertahankan pendapat dengan emosi
Pengambilan keputusan dalam musyawarah harus dilakukan dalam suasana kekeluargaan. Pendapat dan gagasan yang disampaikan jangan sampai merugikan, merendahkan, dan melecehkan anngota musyawarah yang lain.
18. Musyawarah keluarga dilakukan untuk menyelesaikan masalah yang menyangkut ....
      a. menentukan uang jajan anak
      b. menetapkan uang belanja bulanan
      c. membahas pekerjaan orang tua
      d. membicarakan rekreasi keluarga
Segala masalah yang menyangkut kepentingan bersama dalam keluarga sedapat mungkin diupayakan penyelesaiannya melalui musyawarah. Contoh bentuk keputusan bersama di lingkungan keluarga antara lain.
Membahas acara rekreasi keluarga.
Pembagian tugas dalam keluarga.
Menetapkan aturan dalam keluarga.
19. Kamu ingin menyampaikan pendapat dalam musyawarah. Kamu melakukannya dengan 
       cara ....
       a. berdiri dan berbicara dengan suara keras
       b. mengacungkan jari dan berbicara dengan sopan
       c. berbicara dengan suara lantang
       d. berdiri dan berbicara dengan suara pelan
Menyampaikan pendapat dalam musyawarah harus dilakukan dengan bahasa yang singkat, padat, sopan, tegas, dan mudah dimengerti. Sebelum menyampaikan gagasan dan pendapat, sebaiknya kita mengacungkan jari terlebih dahulu.
B. Isilah titik-titik di bawah ini dengan jawaban yang tepat.
1. Pemungutan suara disebut juga dengan istilah ....
    voting
2. Keputusan bersama diperoleh dengan jalan mengadakan ....
    musyawarah
3. Keputusan yang dihasilkan dalam musyawarah bersifat ....
    mengikat
4. Terhadap hasil keputusan bersama kita harus bersikap ....
     menghormati dan melaksanakan hasil keputusan bersama
5. Nilai dasar dalam melakukan musyawarah antara lain ....
    kebersamaan
6. Jika jalan musyawarah tidak dapat menghasilkan keputusan, maka pengambilan 
     keputusan dilakukan dengan cara ....
     pemungutan suara
7. Contoh pelaksanaan keputusan bersama di lingkungan masyarakat adalah ....
    ikut serta dalam kegiatan kerja bakti dan gotong royong
8. Keputusan bersama di lingkungan masyarakat wajib dipatuhi oleh ....
    seluruh warga masyarakat
9. Pemilihan ketua kelas merupakan contoh keputusan bersama yang diambil dengan cara ....
     voting
10. Menyampaikan usul dalam musyawarah sebaiknya disampaikan dengan bahasa yang ....
      sopan
C. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut dengan benar.
1. Apa yang dimaksud dengan musyawarah?
    Musyawarah berarti suatu proses membicarakan suatu persoalan, dengan maksud 
    mencapai kesepakatan bersama. Kesepakatan yang telah disetujui semua peserta dalam 
    musyawarah di sebut mufakat.
2. Sebutkan tiga nilai dasar dalam melakukan musyawarah !
    Beberapa nilai dasar dalam melakukan musyawarah, antara lain :
    1. Kebersamaan
    2. Persamaan hak
    3. Kebebasan mengemukakan pendapat
    4. Mengharagai pendapat orang lain
    5. Pelaksanaan hasil keputusan secara bertanggung jawab
3. Apa yang dimaksud dengan musyawarah untuk mufakat, voting, dan aklamasi?
    Musyawarah untuk mufakat adalah bentuk pengambilan keputusan bersama yang 
    mengedepankan kebersamaan.
    Voting merupakan cara musyawarah untuk mufakat gagal dilakukan. Voting disebut juga  
    dengan suara terbanyak
4. Apa yang harus diperhatikan sebelum voting dilakukan ?
    Sebelum voting dilaksanakan, perlu diperhatikan beberapa hal berikut :
    Voting ditempuh setelah cara musyawarah untuk mufakat sudah dilaksanakan.
    Voting dilakukan karena ketidakmungkinan menempuh musyawarah untuk mufakat lagi.     
    Ketidakmungkinan ini disebabkan munculnya beragam pendapat yang bertentangan.  
    Pertentangan inilah yang mencegah pencapaian kata mufakat.
    Voting dilakukan karena sempitnya waktu, sementara keputusan harus segera diambil.
    Voting dilakukan setelah semua peserta musyawarah mempelajari setiap pendapat yang 
    ada.
    Voting dilakukan jika peserta musyawarah hadir mencapai kuorum.
    Voting dianggap sah sebagai keputusan jika separuh lebih peserta yang hadir 
     menyetujuinya
5. Bagaimana sikap kita terhadap keputusan bersama?
    Sikap kita terhadap keputusan bersama adalah  menghormati dan melaksanakan hasil 
    keputusan bersama

Ditulis oleh: Tugino
Media Belajar Diperbarui pada: Saturday, November 24, 2012

0 comments:

Terima kasih atas kunjungan anda. Media Belajar

Post a Comment