Taman Nasional di Pulau Sulawesi


Bagikan :




Daftar Nama Taman Nasional di Pulau Sulawesi. Taman nasional merupakan tanah yang dilindungi, biasanya oleh pemerintah pusat, dari perkembangan manusia dan polusi. Taman nasional merupakan kawasan yang dilindungi (protected area). Taman-taman tersebut dikhususkan sebagai kawasan pelestarian alam yang mempunyai ekosistem asli, dikelola dengan sistem zonasi yang dimanfaatkan untuk tujuan penelitian, ilmu pengetahuan, pendidikan, menunjang budidaya, pariwisata dan rekreasi alam. Berikut ini daftar nama Taman Nasional yang ada di Pulau Sulawesi.

TN(L). Bunaken; Sulawesi Utara, Taman ini terletak di Segitiga Terumbu Karang, menjadi habitat bagi 390 spesies terumbu karang dan juga berbagai spesies ikan, moluska, reptil dan mamalia laut. Taman Nasional Bunaken memiliki ekosistem terumbu karang yang sangat kaya.Terdapat sekitar 390 spesies terumbu karang di wilayah ini. Spesies alga yang dapat ditemui di Taman Nasional Bunaken adalah Caulerpa, Halimeda dan Padina, sementara spesies rumput laut yang banyak ditemui adalah Thalassia hemprichii, Enhallus acoroides, dan Thalassaodendron ciliatum. Taman Nasional Bunaken juga memiliki berbagai spesies ikan, mamalia laut, reptil, burung, moluska dan mangrove.Sekitar 90 spesies ikan tinggal di perairan wilayah ini. 

TN Bantimurung; Sulawesi Selatan, (Maros, Bulukumba), Secara administrasi pemerintahan, kawasan taman nasional ini terletak di wilayah Kabupaten Maros dan Kabupaten Pangkajene Kepulauan (Pangkep).Taman Nasional Bantimurung Bulusaraung memiliki berbagai keunikan, yaitu: karst, goa-goa dengan stalaknit dan stalakmit yang indah, dan yang paling dikenal adalah kupu-kupu. Bantimurung oleh Alfred Russel Wallace dijuluki sebagai The Kingdom of Butterfly (kerajaan kupu-kupu. 

Di tempat ini sedikitnya ada 20 jenis kupu-kupu yang dilindungi. Beberapa spesies unik bahkan hanya terdapat di Sulawesi Selatan, yaitu Troides Helena Linne, Troides Hypolitus Cramer, Troides Haliphron Boisduval, Papilo Adamantius, dan Cethosia Myrana. Antara tahun 1856-1857, Alfred Russel Wallace menghabiskan sebagian hidupnya di kawasan tersebut untuk meneliti berbagai jenis kupu-kupu. Wallace menyatakan Bantimurung merupakan The Kingdom of Butterfly (kerajaan kupu-kupu). Menurutnya di lokasi tersebut terdapat sedikitnya 250 spesies kupu-kupu.

TN. Bogani Nani Wartabone; Sulawesi Utara, Gorontalo, (Bolaang Mangondow, Gorontalo), Taman Nasional Bogani Nani Wartabone adalah taman nasional yang terletak di Semenanjung Minahassa, Sulawesi. Taman nasional ini memiliki luas sebesar 2.871,15 km². Nama taman nasional ini berasal dari Nani Wartabone, Pahlawan Nasional Indonesia.

Sekitar 45 dari 80 jenis burung yang terdapat dalam kawasan TNBNW merupakan jenis endemik, di mana jenis endemik paling unik adalah burung Maleo(Macrocephalon maleo). Saat ini maleo hanya dapat di temukan di Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara dan Sulawesi Tengah.  Burung Rangkong (Aceros cassidix) atau dikenal dengan nama burung rangkong Sulawesi ekor putih.  Tarsius spectrum merupakan salah satu primate yang terkecil di dunia, mempunya berat tubuh hanya 100 gram tetapi memiliki mata besar, yaitu sekitar 80% dari besarnya kepala, dengan panjang tubuh 10 cm (80 – 160 mm), panjang ekor 25 cm. Tarsius adalah binatang malam, ia merupakan anggota kelas mamalia. Di Sulawesi Utara dinamakan tangkasi. Anoa besar(Bubalus depsessicornis) dan anoa kecil (bubalus quarlesi) sering juga disebut kerbau kerdil, jenis satwa ini berbulu lebat, warnanya coklat muda sampai coklat tua atau hitam. Babirusa(babyrouss babyrussa) bertubuh seperti babi, mempunyai dua pasang taring panjang melengkung kearah muka. Taring yang sepesang tumbuh menembus langit-langit rahang atas dan melengkung balik keatas mata. Hewan ini merupakan binatang malam, memburu buah-buahan yang jatuh, dan membuka kayu yang lapuk untuk mencari larva

TN. Kep. Togean; Sulawesi Tengah, Taman Nasional Kepulauan Togean terletak di Teluk Tomini, Sulawesi Tengah yang diresmikan pada tahun 2004. Secara administrasi wilayah ini berada di Kabupaten Tojo Una-Una. Kepulauan ini dikenal kaya akan terumbu karang dan berbagai biota laut yang langka dan dilindungi. 

TN(L). Kepulauan Wakatobi; Sulawesi Tengara, (Buton). Taman Nasional Wakatobi merupakan salah satu dari 50 taman nasoinal di Indonesia, yang terletak di kabupaten Wakatobi, Sulawesi Tenggara. Taman nasional ini ditetapkan pada tahun 1996, dengan total area 1,39 juta ha, menyangkut keanekaragaman hayati laut, skala dan kondisi karang; yang menempati salah satu posisi prioritas tertinggi dari konservasi laut di Indonesia. Kedalaman air di taman nasional ini bervariasi, bagian terdalam mencapai 1.044 meter di bawah permukaan air laut

TN. Lore Lindu; Sulawesi Tengah, (Donggala, Poso),  merupakan salah satu lokasi perlindungan hayati Sulawesi.. Kawasan Taman Nasional Lore Lindu merupakan habitat mamalia asli terbesar di Sulawesi. Anoa, babirusa, rusa, kera hantu (Tangkasi), kera kakaktonkea, kuskus marsupial dan binatang pemakan daging terbesar di Sulawesi, musang Sulawesi hidup di taman ini. Taman Nasional Lore Lindu juga memiliki paling sedikit 5 jenis bajing dan 31 dari 38 jenis tikusnya, termasuk jenis endemik.

Sedikitnya ada 55 jenis kelelawar dan lebih dari 230 jenis burung, termasuk maleo, 2 jenis enggang Sulawesi yaitu julang Sulawesi dan kengkareng Sulawesi. Burung enggang benbuncak juga disebut rangkong atau burung allo menjadi penghuni Taman Nasional Lore Lindu. Ribuan serangga aneh dan cantik dapat dilihat di sekitar taman ini. Layak diamati adalah kupu-kupu berwarna mencolok yang terbang di sekitar taman maupun sepanjang jalan setapak dan aliran sungai. Patung-patung megalit yang usianya mencapai ratusan bahkan ribuan tahun tersebar di kawasan Taman Nasional Lore Lindu seperti Lembah Napu, Besoa dan Bada. Patung-patung ini sebagai monumen batu terbaik di antara patung-patung sejenis di Indonesia.

TN. Rawa Aopa Watumohai; Sulawesi Tenggara, (Kendari, Kolaka), Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai adalah taman nasional yang terletak di provinsi Sulawesi Tenggara, Indonesia. Rawa Aopa Watumohai ditetapkan sebagai taman nasional pada tahun 1989, dan memiliki wilayah seluas 1.050 km². Ketinggian taman ini bervariasi dari di atas permukaan laut hingga ketinggian 981 m. Taman ini memiliki beragam vegetasi, seperti hutan mangrove. Di taman nasional ini juga terdapat babirusa, anoa dan 155 spesies burung, 37 diantaranya endemik. Selain itu, di Taman Nasional Rawa Aopa Watumohai terdapat 323 spesies tanaman.

TN(L). Taka Bonerate; Sulawesi Selatan, (Selayar), Terdapat sekitar 295 jenis ikan karang dan berbagai jenis ikan konsumsi yang bernilai ekonomis tinggi seperti kerapu (Epinephelus spp.), cakalang (Katsuwonus spp.), Ikan Napoleon (Cheilinus undulatus), dan baronang (Siganus sp). Sebanyak 244 jenis moluska di antaranya lola (Trochus niloticus), kerang kepala kambing (Cassis cornuta), triton (Charonia tritonis), batulaga (Turbo spp.), kima sisik (Tridacna squamosa), kerang mutiara (Pinctada spp.), dan nautilus berongga (Nautilus pompillius). Jenis-jenis penyu yang tercatat termasuk penyu sisik (Eretmochelys imbricata), penyu hijau (Chelonia mydas), dan penyu lekang (Dermochelys coriacea). Terumbu karang yang sudah teridentifikasi sebanyak 261 jenis dari 17 famili di antaranya Pocillopora eydouxi, Montipora danae, Acropora palifera, Porites cylindrica, Pavona clavus, Fungia concinna, dan lain-lain. 

    Ditulis oleh: Tugino
    Media Belajar Diperbarui pada: Wednesday, September 19, 2012

    0 comments:

    Terima kasih atas kunjungan anda. Media Belajar

    Post a Comment